Fernando Alonso berhasil memenangkan F1 Malaysia, Minggu (15/3/2012)
yang penuh drama menegangkan akibat lomba diganggu hujan. Pebalap
Ferrari ini menguasai lomba sejak ke-16 melalui strategi pistop yang
dilakukan kru Ferrari dengan cepat.
Alonso mengakhiri paceklik kemenangan Ferrari yang cukup lama di
bawah dominasi Red Bull dan Mclaren tahun lalu. Kini, dengan mendapat 25
angka tambahan menjadi 35 angka membuat dirinya mengambil alih pimpinan
klasemen sementara.
Tempat kedua direbut Sergio Perez dari Meksiko. Ketika start, saat
semua pebalap memakai ban intermediate, pebalap Sauber ini oleh timnya
diputuskan pakai ban hujan. Keuntungan dipetik pada lap 5 ketika para
pebalap mulai masuk pit ganti ban hujan, ia berada di belakang duo
Mclaren.
Sampai safety car masuk, ia tetap ketiga. Posisi kedua diraihnya
Alonso dan Hamilton ganti ban di lap 15, di mana Hamilton tertahan
sepersekian detik dan Perez berada di belakang Alonso.
Perez sempat menekan Alonso mulai lap 45 dan lap 46 coba mendekat di
tikunhgan, dirinya kebablasan. Untuk Hamilton masih jauh di belakangnya,
sehingga ia dapat mempertahankan posisinya.
Sementara Red Bull masih belum bisa mengimbangi persaingan di bawah
cuaca yang tak bersahabat. Webber harus puas menduduki posisi keempat,
sedang Vettel berada di urutan ke-11. Tampaknya, keluhan Vettel kepada
kubu Red Bull soal performa mobil, harus mendapat perhatian serius.
Penampilan cukup baik diperlihatkan Kimi Raikkonen. Bila di Australia
finis keenam, kali ini lebih baik berada di urutan kelima dengan iklam
persaingan yang berbeda. Ia dapat mengambingi Red Bull, meski gaya
menikungnya masih suka melebar, sehingga memungkinkan lawan untuk
menyalipnya.
Hamilton terganjal di pit
Balapan menempuh 56 lap berlangsung kurang mulus di bagian awal. Ketika start, rintik hujan menyertai keberangkatan pebalap dan bahkan turun dengan deras di sektor satu dan dua. Sebagian besar pebalap sudah mengantisipasi dengan menggunakan ban intermediate. kecuali ada tiga pebalap, salah di antaranya Sergio Perez (Sauber) yang sudah memakai ban hujan.
Balapan menempuh 56 lap berlangsung kurang mulus di bagian awal. Ketika start, rintik hujan menyertai keberangkatan pebalap dan bahkan turun dengan deras di sektor satu dan dua. Sebagian besar pebalap sudah mengantisipasi dengan menggunakan ban intermediate. kecuali ada tiga pebalap, salah di antaranya Sergio Perez (Sauber) yang sudah memakai ban hujan.
Saat start, Romain Grosjean berhasil menyodok ketiga melewati
Schumacher di tikungan pertama. Namun belum setengah putaran, keduanya
bersenggolan dan Grosjean dapat melanjutkan lomba, sedang Schumi melorot
ke-18. Namun lap 4 Grosjean terperangkap di gravel dan tak dapat
melanjutkan lomba.
Duo McLaren, Hamilton dan Button dapat mempertahankan posisinya,
sampai keduanya ganti ban hujan pada lap 5 (Button) dan 6 (Hamilton).
Pada lap 8, safety car masuk lintasan bukan karena ada kecelakaan
atau posisi mobilo yang berada di titik berbahaya. Melainkan, hujan
lebat membuat pendangan pebalap terganggu. Dan pada lap ke-9 lomba pun
dihentikan sementara selama 51 meniot sampai hujan reda.
Hamilton yang dapat mempertahankan posisi terdepan, masuk pit lap 15
ganti ban diikuti Alonso. Sayang, saat keempat roda sudah diganmti dan
akan jal;an McLaren MP4-27 sempat terhenti sekian detik, sementara
Alonso sudah meninggalkan garasi. Sementara Perez tidak mengambil
kesempatan ganti ban hujan sehingga berada di urutan kedua.
Pimpinan terdepan pun menjadi milik Alonso. Button yang diharapkan
bisa mengulang prestasi di Australia, senggolan dengan Narain
karthikeyan membuat posisi mnelorot ke-22.
Sebetulnya hamilton bisa melibas Perez jika saat ganti ban di lap 41
berjalan mulus. Lagi-lagi kru tampak harus membetulkan ban depan kanan,
sehingga posisinya dengan Perez saat masuk lintasan terpaut 12 detik
lebih.
Nasib apes dialami sebatian Vettel. Pada lap 46, roda belakangnya
pecah dan betuntung berada di mulut masuk pit. Sehingga, ia bisa ganti
ban namun posisinya terpental di urutan ke-12.
